Tag Archives: Fiksi

Tragedi #2: Pertemuan

Aku mencarimu.

Setapak demi setapak yang kulewati menyebar memori, harum kisah lama yang saat ini kembali kucari. Jadi kala cepat rambat bisikku kalah dengan tembok – tembok yang menghalangi kita, aku pun ragu. Bila tak kau dengar lirih ucapku panggil namamu, maka tak mungkin kita bertemu. Pun tak mungkin, aku menemukanmu.

“Rina!” Suara itu.

“Rina, kembalikan buku fisikaku!”

Ekor mataku menelisik liar, menangkap bayanganmu.  Kedua kakimu bergerak cepat, mengejar gadis lain yang mengurai derai tawa seiring dengan lincah langkahnya. Aku berhenti. Lalu kulihat gerak kakimu melambat, matamu bertemu denganku. Manik hitam bersirobok dengan gelap yang lain.

Dan sesingkat itulah pertemuan kita.

—SELESAI—

A/N:
Masih diambil dari sisa-sisa duel dalam forum yang sama. 🙂